APPMBGI Bangun Pusat Kendali MBG untuk Pastikan Standar Gizi dan Distribusi Pangan

APPMBGI Bangun Pusat Kendali MBG untuk Pastikan Standar Gizi dan Distribusi Pangan

Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI), Abdul Rivai Ras, menegaskan pentingnya penguatan sistem pengawasan dan rantai pasok pangan dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional.

Hal tersebut disampaikan Abdul Rivai Ras dalam dialog bersama CNBC Indonesia pada program Squawk Box, Rabu (13/05/2026). Menurutnya, Indonesia masih memiliki daya tahan pangan yang cukup baik di tengah gejolak geopolitik global yang memengaruhi rantai pasok energi dan pangan dunia.

Dalam mendukung keberlanjutan Program MBG, APPMBGI tengah mengembangkan MBG Command Center atau Pusat Kendali MBG yang berfungsi memantau distribusi pangan, pengawasan program, hingga memastikan makanan yang disalurkan memenuhi standar gizi nasional.

Selain itu, APPMBGI juga membangun konsep penguatan rantai pasok pangan untuk mendukung sekitar 26 ribu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia agar distribusi bahan pangan tetap stabil dan tepat sasaran.

Menurut Abdul Rivai Ras, keberadaan pusat kendali tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem monitoring serta menjaga kualitas layanan Program MBG secara berkelanjutan.

📺 Simak selengkapnya dialog Ketua Umum APPMBGI Abdul Rivai Ras bersama CNBC Indonesia melalui link berikut:https://www.cnbcindonesia.com/news/20260513085345-8-734595/video-ada-pusat-kendali-mbg-makanan-mbg-dijamin-sesuai-standar-gizi

Sumber: CNBC Indonesia

APPMBGI tidak memungut biaya dalam bentuk apa pun untuk pengurusan atau fasilitasi perizinan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). APPMBGI tidak memungut biaya dalam bentuk apa pun untuk pengurusan atau fasilitasi perizinan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). APPMBGI tidak memungut biaya dalam bentuk apa pun untuk pengurusan atau fasilitasi perizinan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG).