Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI), Abdul Rivai Ras, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Hal tersebut disampaikan Abdul Rivai Ras dalam dialog bersama CNBC Indonesia pada program Squawk Box, Rabu (13/05/2026). Menurutnya, keberadaan dapur MBG telah mendorong aktivitas ekonomi lokal melalui transaksi pangan, distribusi bahan baku, hingga keterlibatan pelaku usaha di berbagai daerah.
Selain itu, Program MBG juga dinilai memiliki peran penting dalam membantu menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas generasi masa depan Indonesia melalui penyediaan makanan bergizi yang terstandar.
Dalam kesempatan tersebut, APPMBGI juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan dan standarisasi dapur MBG guna memastikan kualitas makanan tetap aman dan sesuai standar gizi nasional.
Saat ini, APPMBGI mencatat sekitar 52,2 persen dapur MBG telah memenuhi standar operasional dapur. Untuk mempercepat pemenuhan standar tersebut, APPMBGI terus melakukan pendampingan serta penguatan sistem rantai pasok pangan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Bulog dan Bappanas.
Menurut Abdul Rivai Ras, penguatan sistem distribusi dan quality control menjadi langkah penting agar Program MBG dapat berjalan optimal tanpa mengganggu stabilitas pasokan pangan di masyarakat.
📺 Simak selengkapnya dialog Ketua Umum APPMBGI Abdul Rivai Ras bersama CNBC Indonesia melalui link berikut:https://www.cnbcindonesia.com/news/20260513085624-8-734599/video-appmbgi-mbg-beri-dampak-ganda-sumbang-2-pdb-atasi-stunting
Sumber: CNBC Indonesia
